Tampilkan postingan dengan label windows. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label windows. Tampilkan semua postingan

Minggu, 23 Desember 2012

Menghapus Folder atau file yang Tidak Bisa Dihapus

By conntected | At 19.09 | Label : , | 0 Comments

beberapa hari yang lalu ane mengeluhkan adanya file atau folder di harddisk ane  yang tidak bisa dihapus dengan cara biasa. Mengalami masalah yang sama? Ada baiknya menerapkan trik-trik ini sebelum memilih menggunakan aplikasi pihak ketiga.

Trik pertama adalah sebagai berikut:

  1. Simpan pekerjaan anda dan tutup semua jendela aplikasi lain yang sedang dibuka
  1. Jalankan jendela Command Prompt dan biarkan tetap terbuka
  1. Klik Start > Run dan ketikkan taskmgr.exe untuk membuka jendela Task Manager atau menekan-tahan tombol keyboard [CTRL] + [SHIFT] + [ESC]
  1. Klik pada tab “Processes” dan akhiri proses “explorer.exe” & berikan tanda centang pada opsi “Show processes from all users”
                         

  1. Biarkan jendela Task Manager tetap terbuka
  1. Kembali ke jendela Command Prompt dan ubah direktori ke direktori dimana terdapat file yang tidak bisa dihapus
  1. Melalui jendela Command Prompt, ketikkan del (spasi) namafile [ENTER] untuk menghapus file; atau rd (spasi) namafolder [ENTER] untuk menghapus folder/direktori. Setelah muncul pemberitahuan “File(s) deleted successfully” atau “Folder(s) deleted successfully”, ketikkan exit untuk menutup jendela Command Prompt
  1. Kembali ke jendela Task Manager, klik File > New Task dan ketikkan explorer.exe
  1. Tutup jendela Task Manager

Trik kedua adalah sebagai berikut:

  1. Klik Start > Run dan ketikkan command
  1. Pindah direktori ke drive atau direktori yang terdapat file atau folder yang tidak bisa dihapus. Perintah untuk berganti direktori adalah cd (spasi) hurufdrive:\namadirektori [ENTER]
  1. Apabila direktori yang dituju tidak bisa diakses karena mengandung karakter berupa spasi (_), pengetikkan nama direktorinya adalah:
    • Ketikkan 6 huruf awal lalu gantikan karakter spasi dengan simbol cacing (~) dan 1 (satu) secara menyambung

CONTOH: cd (spasi) c:\progra~1>tweaku~1 [ENTER]; untuk berpindah ke direktori Tweak UI

  1. Setelah berpindah direktori, ketikkan dir atau dir/w untuk menampilkan isi direktori
  1. Untuk menghapus file, ketikkan perintah del (spasi) namafile.eks [ENTER] -eks = ekstensi file (.bmp, .txt, .jpg, .avi, dsb..). Untuk menghapus folder/direktori, ketikkan rd (spasi) namadirektori [ENTER]. Penulisannya sama seperti pada langkah 7 dari trik pertama.

Trik ketiga (hanya bisa digunakan untuk menghapus file) adalah sebagai berikut:

  1. Jalankan sebuah jendela Notepad baru (tanpa ada teks apapun di dalam jendela tersebut)
  1. Klik File > Save As lalu arahkan penyimpanan ke file yang tidak bisa dihapus
  1. Pilih opsi “All files” dari bagian Save as type
  1. Klik pada nama file yang tidak bisa dihapus agar nama file tersebut muncul di kolom File name tetapi jangan disimpan
  1. Tambahkan tanda kutip (“) di awal nama file dan di akhir nama file. Nama file yang diberikan tanda kutip akan merujuk pada ekstensi file yang tidak bisa dihapus tersebut sehingga bisa ditulis ulang
  1. Klik [Save]. Apabila muncul jendela konfirmasi tulis ulang file, klik [Yes] dan tutup jendela Notepad
  1. Hapus file yang dimaksud dengan cara biasanya

Apabila nama file maupun nama folder mengandung karakter spasi, gantikan karakter tersebut dengan aturan simbol cacing (~) dan 1 (satu) -CONTOH: namafile~septian atau namadirektori~septian. Untuk penghapusan file, ketikkan format ekstensi file yang sesuai.

Demikian trik kali ini. Selamat mencoba!

Rabu, 19 Desember 2012

windows server

By conntected | At 06.23 | Label : , | 0 Comments
windows server merupakan sistem operasi berbasis gui yang biasa digunakan untuk membangun sebuah server berbasis windows berikut ini ada beberapa penjelasan dan sekaligus sejarah windows server sebelum kita ke windows servernya kita lihat penjelasan mengenai leluhurnya yaitu windows NT 

Windows NT 
merupakan sebuah sistem operasi 32-bit dari Microsoft yang menjadi leluhur sistem operasi Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista. Sistem operasi tersebut pada awalnya mendukung beberapa platform mikroprosesor, dimulai dari intel 80×86(hingga sekarang), MIPS R4x00 (dihentikan pada versi Windows NT 4.0), Digital Equipment Corporation Alpha AXP (dihentikan pada versi Windows 2000 Beta 3), IBM PowerPC (dimulai dari versi Windows NT 3.51 dan dihentikan pada versi Windows NT 4.0), serta beberapa platform lainnya, seperti Clipper dan SPARC (tidak dirilis untuk umum, karena dibuat oleh pihak ketiga, Intergraph. Saat ini, sistem operasi berbasis Windows NT hanya mendukung platform Intel 80×86, Intel IA64 dan AMD64 (atau x64), sementara platform lainnya tidak didukuWindows NT sebenarnya dibangun dari puing-puing sisa pengembangan dari sistem operasi IBMOS/2 versi 3.0, di mana dalam pengembangan sistem operasi tersebut Microsoft dan IBM melakukan pengembangan secara bersama-sama. Beberapa saat sebelum sistem operasi tersebut rampung, Microsoft dan IBM mengakhiri hubungan mereka, dan akhirnya proyek IBM OS/2 pun terbengkalai. Hal ini diakibatkan oleh kesuksesan sistem operasi grafis yang berjalan di atas MS-DOS, Microsoft Windows versi 3.0, yang terjual lebih dari sejuta salinan dalam waktu kurang dari sebulan. Sistem operasi IBM OS/2 versi 3.0 ini memiliki nama kode NTOS/2. Dan akhirnya, Microsoft mengembangkan Windows NT sendirian, tanpa dibantu oleh IBM.
 
WINDOWS 2000
Windows 2000 dikenal dengan kode “Windows NT 5.0″ dan sebelum meluncurkan Windows NT 4.0, Windows 2000 sempat dikenal dengan kode “Cairo”, tetapi tidak jadi untuk diluncurkan, sehingga Windows 2000 merupakan sebuah versi yang sama sekali tidak memiliki nama kode khusus. Microsoft mengubah nama “NT5″ menjadi Windows 2000 pada tanggal 27 Oktober 1998.
Windows 2000 Beta 1 dirilis pada tanggal 27 September 1997, dan selanjutnya Microsoft pun meluncurkan beberapa perbaikan dalam Windows 2000 Beta 2 dan hingga akhirnya pada versi Beta 3, yang merupakan leluhur dari versi (RC) yang diluncurkan pada 29 April 1999. Tercatat tiga buah versi RC yang dikeluarkan oleh Microsoft dari Windows 2000 Beta 3 ini di antara bulan Juli 1999 hingga November 1999. Selanjutnya, Microsoft merilis versi RTM dari Windows 2000 pada tanggal 12 Desember 1999, sementara dijual secara ritel pada tanggal 17 Februari 2000.
Windows 2000 pun banyak disebut sebagai sistem operasi yang paling stabil pada zamannya oleh banyak pengamat. Akan tetapi, beberapa perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan sistem operasi, seperti Novell tidak menganggapnya demikian. Active Directory, sebuah arsitektur layanan direktori yang dimasukkan ke dalam Windows 2000, tidak lebih baik dibandingkan dengan Novell Directory Services (NDS).
Pada tanggal 29 September 2000, Microsoft merilis versi Windows 2000 Datacenter Edition. Pada tanggal 15 Agustus 2000, Microsoft merilis Service Pack 1 (SP1) untuk Windows 2000, dan Windows 2000 Service Pack 2 (SP2) pada tanggal 16 Mei 2001. Selanjutnya, pada tanggal 29 Agustus 2002, Windows 2000 Service Pack 3 pun diluncurkan, dan diikuti oleh Windows 2000 Service Pack 4 pada tanggal 26 Juni 2003. Sayangnya, Microsoft mengatakan, bahwa mereka tidak akan merilis Service Pack lagi untuk Windows 2000, untuk membuatnya menjadi Service Pack 5, atau service pack yang lebih baru lagi. Pada tahun 2005, akhirnya Microsoft pun merilis Roll-up Update untuk Windows 2000 Service Pack 4, daripada harus meluncurkan Windows 2000 Service Pack 5.
Pada tahun 2001, seiring dengan diluncurkannya Microsoft Windows XP, pasar Windows 2000 Professional pun menjadi lebih sedikit, karena pasar Windows XP lebih ditujukan untuk menggantikan Windows 9x yang sangat populer saat itu. Akan tetapi, Windows 2000 Server masih belum tergantikan oleh “Windows XP Server” yang kala itu masih belum dirilis. Ketika Windows Server 2003 dirilis, akhirnya pasar Windows 2000 pun seolah ‘dibunuh’ oleh adiknya sendiri.
Sebenarnya, Microsoft telah mengembangkan sebuah versi Windows 2000 yang ditujukan untuk pasar pengguna rumahan dan sebagai pengganti Windows 9x, yang dinamai sebagai windows nature. Akan tetapi, versi tersebut hanya diterbitkan versi alpa-nya saja, dan tidak pernah dirilis versi resminya. Microsoft pun akhirnya membuat Windows ME (Millennium Edition) untuk merealisasikan sistem operasi yang dapat digunakan untuk pengguna rumahan. Unsur-unsur dalam windows neptune pun dimasukkan ke dalam windowswistler (atau dikenal dengan Windows XP). Satu-satunya elemen dari proyek Windows tersebut ke dalam Windows 2000 versi rilis adalah Windows 95, dan Windows 98 dapat di-upgrade menjadi Windows 2000, dan dukungan untuk sistem berkas FAT32.
 
WINDOWS 2003
Windows Server 2003 merupakan sebuah versi sistem operasi Microsoft Windows yang ditujukan untuk pasar server  korporat. Nomor versi internalnya adalah Microsoft Windows NT 5.2 build 3790. Dulunya dikenal dengan .NET Server, Windows .NET Server, atau Whistler Server. Sistem operasi ini merupakan kelanjutan dari sistem Windows 2000 Server.
Windows Server 2003 memiliki nama kode Whistler Server mulai dikerjakan pada akhir tahun 2000. Tujuan dari hal ini adalah Microsoft hendak membuat platform .NET, dengan menyediakan infrastruktur jaringan yang terbentuk dari Windows Server dan Windows Workstation. Proyek itu dinilai sangat ambisius, karena Microsoft berniat mengembangkan dua sistem operasi secara sekaligus (Whistler Server dan Whistler Workstation). Akhirnya, beberapa kali sistem operasi ini ditunda peluncurannya, karena jadwal pengembangan yang ketat, dan hanya sistem operasi Whistler Workstation saja yang dirilis setahun berikutnya dengan nama produk Windows XP, yang ditujukan untuk kalangan konsumer rumahan dan korporat.

WINDOWS 2008
Windows Server 2008 adalah nama sistem operasi untuk server dari perusahaan Microsoft. Sistem server ini merupakan pengembangan dari versi sebelumnya yang disebut Windows Server 2003. Pada tanggal 15 Mei 2007, Bill Gates mengatakan pada konferensi WinH bahwa Windows Server 2008 adalah windows baru.
Windows Server 2008 mendukung sistem klien dengan Windows Vista, mirip seperti hubungan antara Windows Server 2003 dan Windows XP. Versi Beta 1 dari sistem server ini pertama kali dikenalkan pada tanggal 27 Juli 2005, dan versi Beta 3-nya sudah diumumkan pada tanggal 25 April 2007 yang lalu. Produk ini rencananya akan dipasarkan pada pertengahan kedua tahun 2007 ini.
Windows Server 2008 dibangun dari kode yang sama seperti Windows Vista; karenanya Windows Server 2008 memiliki arsitektur dan fungsionalitas yang sama dengannya. Karena Windows Vista, oleh Microsoft, menawarkan kemajuan secara teknis dibandingkan dengan Windows versi sebelumnya, maka hal-hal yang dimiliki oleh Windows Vista juga dimiliki oleh Windows Server 2008. Contohnya adalah network stack yang ditulis lagi dari awal (IPvc jaringan nirkabel, kecepatan, dan peningkatan keamanan); instalasi yang lebih mudah;
diagnosa, pemantauan dan pencatatan yang lebih baik; keamanan yang lebih tangguh seperti BitLocker Drive Encryption, Address Space Layout Randomization (ASLR), Windows Firewall yang lebih baik; teknologi Microsoft .NET Framework 3.0, seperti Windows Communication Foundation, Microsoft Message Queuing (MSMQ), dan Windows Workflow Foundation(WFW), dan juga peningkatan pada sisi kernel.

semoga artikel windows server di atas bermanfaat

Sabtu, 05 November 2011

cara install ftp

By conntected | At 07.18 | Label : , , | 0 Comments
FTP merupakan singkatan dari File Transfer Protocol. FTP terdiri dari sebuah client dan sebuah server yang merupakan aplikasi yang memberikan akses /pertukaran transfer data antara dua komputer ( client dan server ). Transfer yang file/ data ini dapat teradi antara komputer yang berbentuk mainframe dan sebuah komputer di jaringan lokal. Atau transfer data dapat terjadi dari komputer kita ke server FTP melalui internet. FTP merupakan aplikasi yang sangat berguna ( powerful) karena aplikasi ini menyediakan akses kepada pengunjung atau user untuk mengakses data yang tersimpan pada server tersebut, dan dapat diakses oleh sejumlah besar komputer secara bersamaan
Berikut ini cara membuat FTP di OS Windows 2000 Server :
1. Klik Start -> Program -> Administrative Tools-> Internet Service Manager
2. Kemudian akan muncul jendela Inrernet Information Services (IIS). Klik kanan pada nama PC - New - pilih FTP Site.

3. Sehingga muncul FTP Site Creation Wizard, klik Next...

4. Selanjutnya beri nama untuk FTP yang akan dibuat... Klik Next

5. Isi IP address yang akan digunakan sebagai IP address FTP.. biarkan TCP port tetap 21. lalu klik Next.

6.  Selanjutnya pilih Folder yang akan dibuat FTP. Klik Browse lalu pilih folder dan klik OK. Setelah itu klik Next...

7. Tentukan pengaturan, apakah file/folder hanya bisa di baca/dilihat (Read) atau juga bisa di edit (Write) oleh client/ yang mengakses FTP.. lalu klik Next

8. Klik Finish....

semoga artikel ini bermanfaat …

Jumat, 21 Oktober 2011

Dual boot windows dan Linux OpenSuse

By conntected | At 03.46 | Label : , , , | 0 Comments

installasi dualboot windows dan opensuse

berikut Langkah - langkah nya :
apa saja yang diperlukan sebelum melakukan istalasi dual booting.
CD Linux Open Suse 11.1 dan XP SP1.
CD Driver.
CD Aplikasi
Cara2nya:
Spesifikasi Minimum:
-Processor Intel(R) Core(TM) 2 Duo CPU @ 2.10Ghz
-Memory(RAM) 1.00Gb
-Capasitas HDD 20Gb
Sebelum kita melakukan proses instal kita harus mempunyai CD Instal Windows XP yang bootable (CD yang bisa digunakan untuk proses booting). Adapun langkah-langkahnya seperti berikut :
1.Hidupkan komputer dan pada awal booting, masuklah ke BIOS dengan menekan tombol Delete atau tombol yang lain tergantung dari jenis BIOS-nya.
2. Masuk kemenu BOOT lalu tekan tombol Enter atur boot sequence (urutan booting) pertama kali lewat CD-ROM cara mengubahnya adalah dengan menekan tombol Plus (+) atau tombol min (-) seperti gambar 1 berikut:

3. Kemudian simpan dan keluar dari BIOS dengan menekan tombol F10 dan tekan tombol Enter untuk menyetujui seperti gambar 2 berikut:

4.Komputer akan me-restart, masukkan CD install yang telah dipersiapkan dan komputer akan melakukan booting lewat CD, tunggu beberapa saat hingga muncul tulisan “press any key to boot from CD ROOM” pada layar DOS lalu tekan sembarang tombol, tunggu beberapa saat, maka akan muncul menu Windows XP setup seperti gambar 3 berikut:

5. Setelah itu tekan tombol Enter untuk melanjut, maka akan muncul Windows XP licence agreement, tekan tombol F8 untuk menyetujui lisensi seperti gambar 4 berikut:

6. Maka akan muncul tampilan besarnya kapasitas harddisk kita, pada posisi/layar ini kita dapat membuat partisi dengan menekan tombol C, menginstal dengan menekan tombol Enter dan menghapus partisi dengan menekan tombol D. seperti gambar berikut:

7. Membuat partisi
a) untuk harddisk yang sudah terpakai dan pernah di partisi, sebelum membuat partisi baru kita harus menghapus partisi yang lama dengan menekan tombol D lalu Enter selanjutnya tekan tombol L, setelah itu kita dapat membuat partisi yang baru dengan menekan tombol C.
b) untuk harddisk yang masih baru kita langsung dapat membuat partisi dengan menekan tombol C dan akan muncul gambar seperti berikut:

a) setelah itu kita masukkan nilai/kapasitas harddisk untuk partisi C, misalnya 10000 Mega Byte, setelah itu tekan tombol Enter untuk menyetujui.
b) kemudian kita membuat partisi lagi, pada posisi layar seperti diatas kita Tekan tombol C. Kemudian akan terdapat pemberitahuan bahwa kita akan membuat partisi lagi. Kemudian tekan tombol L, seperti gambar dibawah ini.

c) Kemudian kita akan kembali mempartisi hardisk, karena disini kita akn mempartisi hardisk sebanyak 4 bagian. Dan pada gambar di bawah ini kita tekan Tombol C, untuk mempartisi lagi.

d) Setelah itu ketiklah jumlah atau nominal hardisk yang dipergunakan sebagai kapasitas data F. Misalnya saja seperti dibawah ini jumlah nya adalah 10000 Mega byte.

e) Selanjutnya kita mempartisi hardisk yang keempat. Dan ini merupakan partisi yang terakhir kita buat. Untuk membaginya ketik Tombol C. seperti gambar di bawah ini.

f) Kemudian selesailah kita membagi hardisk menjadi 4 bagian. Pada gambar dibawah ini kita install partisi yang sudah kita buat dengan cara tekan Tombol Enter untuk menginstalnya.

8. Setelah pembuatan partisi selesai, kita harus melakukan pemformatan pada salah satu partisi yang akan digunakan sebagai tempat sitem operasi (misalnya partisi c),setelah itu tekan Enter, maka akan muncul gambar 9 berikut:

9. Pilih salah satu sistem pemformatan (file system), misalnya pilihan NTFS file system, lalu tekan tombol Enter, maka partisi c akan diformat seperti gambar 10 berikut:

10. Setelah proses pemformatan selesai, maka komputer akan melakukan penyalinan file (Copying file) seperti gambar 11 berikut:

11. Setelah penyalinan file (Copying file) selesai, maka komputer akan me-restart,
seperti gambar 12 berikut:

12. Setelah proses restart selesai, maka akan muncul tampilan Windows XP seperti gambar 13 berikut:

13. Setelah loading selesai, tunggu beberapa saat hingga muncul gambar 14 seperti berikut:

14.Pada posisi diatas setup akan melakukan installing device, tunggu hingga selesai. Selanjutnya akan muncul tampilan Regional and Language Options langsung saja klik next.
15. Kemudian setup akan meminta nama dan organisasi, seperti gambar 15 berikut:

16. Setelah itu setup meminta nomor serial, isikan pada kotak serial number lalu klik next

17. Kemudian muncul setup “Computer Name and Administrator Password”. Disini kita harus mengisikan nama komputer dan bisa membuat password bila komputer kita tidak ingin digunakan oleh orang lain. Setelah selesai mengisikan nama komputer klik next

18. Lalu muncul tampilan “Date and Time Setting”, isikan tanggal dan waktu sesuai waktu saat kta menginstal. Kemudian pada kotak “Time Zone” pilih (GMT+07.00)Bangkok,Hanoi,Jakarta. Kemudian klik next

19. Kemudian setup akan melakukan “installing network” tunggu hingga loading proses selesai.
20. Kemudian akan muncul tampilan “Networking Setting”. Disini kita dapat menyetting komputer kita pada posisi LAN (Local Area Network). Kita pilih “Typical Setting” selanjutnya klik next

21.Selanjutnya muncul tampilan apakah komputer kita akan dijadikan sebagai Workgroup atau Computer Domain, pilih saja workgroup. Setelah itu klik next.

22.Selanjutnya setup akan melakukan pengcopyan fie “Copying File”, tunggu hingga loading/proses selesai.

23.Kemudian setup akan melakukan “Installing Start menu item”, tunggu hingga proses selesai.

24.Selanjutnya setup akan melakukan “Registering Components” , tunggu hingga proses selesai.

25. Selanjutnya setup akan menyimpan hasil setting penginstalasian “Saving Setting”, tunggu hingga proses selesai.

26. Setelah setup windows XP selesai maka akan muncul tampilan seperti berikut:

27. Setelah itu muncul tampilan “Welcome to Microsoft Windows”,klik next, tungggu beberapa saat .

28. setelah itu muncul tampilan “Ready to register with microsoft”, pilih nomor 2 kemudian klik next, tunggu beberapa saat

29. Kemudian muncul tampilan pertanyaan “Who will use this computer?”, selanjutnya ketik nama pada lotak “Your name” , lalu klik next

32. Akan muncul tampilan “Thank you”, lalu klik finish untuk mengakhiri instalasi dan me-reboot komputer.

33. Setelah komputer selesai me-reboot maka akan muncul tampilan “welcome”

34.Akan muncul layar desktop

jika sudah instal driver mobo.
lalu aplikasi2 berikut ini.beserta caranya.
Aplikasi Yang harus di install setelah menginstal OS
Aplikasi Smadav
Langkah – langkah mengaktifkan aplikasi smadav ke dalam komputer anda.
Pertama – tama masuk ke dalam aplikasi smadav.Pilih folder smadav.klik 2x.

Pilih SMARTP yang berbentuk segitiga smadav.klik 2x.maka komputer akan memulai mengaktifkan aplikasi ini ke komputer anda.

Setelah itu anda akan di beri persetujuan seperti gambar di bawah ini.jika anda ingin mengaktifkan aplikasi ini.pilih atau klik yes.

Jika sudah maka smadav telah terpasang dalam komputer anda.Dan akan tampil layar seperti gambar di bawah ini.mulailah menscan data anda yang terinfeksi virus dengan cara memilih salah satu folder atau dokumen yang akan di scan.dan pilih scan.

Aplikasi Photo Shine
Langkah – langkah menginstal aplikasi photo shine adalah sebagai berikut :
Pertama-tama pilih aplikasi photo shine.klik 2x.lalu akan muncul tampilan seperti ini.Tampilan selamat datang dari photo shine untuk menginstal aplikasi ini pilih next.untuk melanjutkan.

Disini adalah setup photo shine,dimana anda dimintai persetujuan photo shine ini akan diletakkan di folder apa dan dimana.pilih browse untuk memindahkan aplitempat/folder pada aplikasi ini.tapi jika tidak klik next untuk melanjutkan.seperti tampilan di bawah ini untuk lebih jelasnya.

Disini anda akan diberi pilihan untuk mengganti nama folder photo shine.jika anda ikin mengganti nama folder tersebut anda tinggal mengarahkan mouse anda ke tulisan photo shine yang telah di blok.Lalu ketik nama folder yang anda inginkan ke dalam box itu.jika sudah.klik next untuk melanjutkan.

Setelah itu anda dimintai persetujuan untuk menaruh folder photo shine ini ke dalam desktop icon dan quick launch icon.pilih ke dua – dua nya untuk menampilkan aplikasi ini.lalu klik next untuk melanjutkan ke langkah selanjutnya.

Berikut adalah tampilan untuk menginstal aplikasi photo shine ini.klik/pilih install untuk menginstall.

Penginstallan telah selesai dilakukan (complete).klik finish.

Berikut adalah tampilan photo shine yang telah terinstall.

Menginstall Office
1) Masukkan CD atau kita juga bisa membuka Folder Office apabila kita mempunyai masternya. Setelah kita memasukkan CD akan terdapat tampilan sebagai berikut, dan pilihlah Office 2003.

2) Selanjutnya Office melakukan persiapan untuk melakukan penginstalan.

3) Selanjutnya Office meminta Product Key, tapi kita tidak perlu mengisinya karena secara Automatis produk key nya akan muncul.

4) Dan selanjutnya Microsoft Offce meminta User name kita Untuk digunakan sebagai nama penginstalan. Dan isilah pada User Name terserah sesuai dengan keinginan sendiri. Meskipun Intials dan Organitation tidak diisi juga tidak apa-apa karena tidak akan berpengaruh terhadap instalan kita.

5) Kemudian akan muncul License Agreement. Tapi sebelum mengklik Next, checklist (v) tulisan I Accept the terms in the License Agreement. Kemudian Next seperti gambar di bawah ini.

6) Recommended Instal akan muncul setelah License Agreement. Pada Recommended Instal anda bisa pilih typical Instalasi. Seperti gambar dibawah ini.

7) Selanjutnya Microsoft Office ini memberitahukan program apa saja yang nantinya akan terinstal. Dan apabila kita setuju, kita bisa melanjutkan instalasi Office ini. Dengan cara Klik Next.

8) Selanjutnya Office melakukan Registrasi Product. Kita hanya menunggu hingga selesai

9) Kemudian Office akan membeckup files dan juga akan melakukan proses hingga beberpa menit.

10) Dan akhirnya proses sudah selesai dan Microsf Office memberitahukan kepada kita bahwa Proses instalasi telah sukses.

11) Dan kita bisa melihat program apa saja yang sudah terinstal. Caranya -klik Star –All Program –Microsoft Office dan disana kita dapat melihat apa saja yang telah terinstal. Contoh gambarnya sebagai berikut.

Lalu instal Linux Open Suse 11.1
Layar Selamat Datang
Masukkan CD Kedalam CD-ROM.
Maka komputer akan restart dengan sendirinya.
Maka akan muncul tampilan seperti dibawah ini.

Pemilihan Bahasa
Pilih Bahasa sesuai keinginan di layar ini.
Ini adalah tampilan perjanjian lisensi.
Jika telah selesai dibaca dan di ubah maka klik tombol next.

System Analisis
Yast sekarang akan menganalisis komputer anda.
Anda bisa menunggu sampai selesai.
Lalu klik next.

Mode Instalasi
Sekarang kita dapat memilih jenis installasi open suse sesuai keinginan.
Karena kita baru akan menginstalasi open suse,maka pilih new installation.

Pengaturan Zona Dan Waktu
Disini kita diberi informasi tentang zona dan waktu di komputer anda.
Maka akan kita mengganti region dengan memilih Asia dan time zone Jakarta.
Lalu kita akan merubah zona waktunya dengan cara klik ubah.
Lalu sesuaikan dengan hari,tanggal,dan waktu yang ada/benar.
Jika sudah klik next.

Lalu ada Change Date and Time, kita pun dapat mengisi Date and Time-nya sesuai dengan tanggal dan waktu saat kita melakukan penginstalan, lalu klik setuju.

Disini kita akan memilih lingklungan desktop.
GNOME,KDE3,dan Other.
Kita akn mencoba KDE3.
Lalu klik Next.

Yast akan mengatur pengaturan harddisk kita.
Kita dapat memilih 2 pilihan edit partition/Create partition.
Jika kita merasa tidak ada yang perlu diubah / diisi.
Maka klik next untuk melanjutkan ke tahap berikutnya.

Sekarang kita perlu membuat account bagi pengguna komputer.
Masukkan nama dan pasword.
Lalu klik next.

Ini adalah rincian/tampilan setting sebelum instalasi.
Jika anda ingin merubahnya maka klik change/ubah.
Tapi jika tika maka klik next untuk melanjutkan.

Ini adalah perform installation.
Tunggu saja sampai selesai.
Jik` sudah klik next.

Anda akan dimintai lagi persetujuan untuk menginstal.
klik install untuk memulai instalasi.

Setelah reboot ke sistem baru Anda openSUSE 11.1 sistem, instalasi selesai.
Open suse 11.1 telah terinstal.
Setelah anda login maka anda akan disambut oleh penyambut open suse dari segala macam informasi tentang open suse.pilih close untuk melihat tampilan linux awal.

Dan setelah itu tampilan Desktop akan muncul seperti gambar di bawah ini. Dan OS Open Suse siap di gunakan.

Setelah menginstal Linux lakukan Restart.

Setalah PC melakukan Restart maka selesailah proses Instalasi Dual Booting kita. Dan akan tampil seperti gambar di bawah ini. Dan kita bisa memilih ingin mempergunakan OS yang mana.
Posting Lama ►
 

Copyright © 2012. compatible - All Rights Reserved B-Seo Versi 5 by Bamz